Dengan pesatnya perkembangan supermarket dan toko ritel dalam beberapa tahun terakhir, banyak orang menyadari bahwa penerapan label rak elektronik (ESL) sangat beragam di seluruh dunia saat ini, terutama di tempat-tempat dengan biaya tenaga kerja tinggi seperti Amerika dan Eropa.
Meskipun teknologi kertas E-ink diterapkan oleh salah satu pengecer di Swedia pada awal tahun 1990-an, banyak pengecer mungkin bertanya-tanya apa ituLabel Rak Elektronik (ESL) Dan sebagian besar dari mereka mengatakan bahwa mereka belum pernah mendengar tentang ESL sebelumnya. Sudah menjadi hal yang umum diketahui oleh banyak pengecer di negara-negara Barat bahwa Electronic Shelf Labels (ESL) adalah label e-paper bertenaga baterai untuk menampilkan konten seperti informasi produk, informasi harga, kode QR, kode batang produk, teks khusus, dll. di rak-rak supermarket atau beberapa toko kelontong. Biasanya, ada tiga komponen penting untuk ESL, termasukSistem perangkat lunak ESL, Stasiun basis AP (gateway)DanLabel ESLSistem perangkat lunak ESL adalah platform untuk mengelola, menyimpan, dan mengirimkan data. Gateway adalah komponen perangkat keras untuk memastikan stabilitas dan keandalan transmisi data antara perangkat lunak ESL dan label ESL. Sementara label ESL adalah komponen untuk menerima data dari gateway untuk menampilkan informasi produk dan harga.
Menurut penelitian yang dipublikasikan di banyak media sosial dan siaran, pengecer yang menggunakan ESL memperoleh banyak manfaat karena sistem ESL yang otomatis dan terintegrasi. Biasanya, ada lima manfaat utama menggunakan ESL.
Harga terbaru secara real-time:Karena beberapa negara menderita tingkat inflasi yang tinggi dan hubungan ekonomi dan internasional yang tegang dengan negara-negara asing lainnya, penting bagi pengecer untuk memperbarui harga tepat waktu guna membangun citra merek yang terpercaya dan mengurangi kerugian akibat barang yang dinilai terlalu rendah.
Membangun citra merek yang mengesankan.Dengan persaingan ketat di industri ritel, semakin banyak peritel menyadari bahwa mereka perlu merangkul teknologi baru untuk menarik perhatian pelanggan pada produk yang akan dipromosikan dan berinteraksi dengan pelanggan untuk membangun citra yang andal dan loyal. Sehingga peritel dapat meningkatkan angka penjualan dan margin mereka dalam bisnis jangka panjang.
Mengurangi biaya tenaga kerja beratKarena tingginya biaya tenaga kerja di sebagian besar negara Barat, banyak peritel lebih memilih untuk memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) seperti ESL untuk mengurangi biaya tenaga kerja yang besar. Dan tren penggunaan ESL semakin meningkat, terutama untuk supermarket dan toko multi-cabang di berbagai industri seperti farmasi, ritel otomotif, kosmetik, dan industri elektronik pintar.
Meningkatkan efisiensi operasionalBeberapa pengguna ESL menemukan bahwa ESL dapat membantu mereka mengurangi kesalahan manusia dalam penetapan harga dan pelabelan rak. Sementara itu, platform perangkat lunak ESL dapat membantu mereka berkomunikasi dan melaporkan kepada rekan kerja mereka dengan lebih mudah.
Sangat kompatibel dengan solusi IoT lainnyaDengan perkembangan sistem point-of-sales (POS) di sebagian besar supermarket dan toko kelontong, sistem ESL mudah dipasang di sistem POS mereka untuk mewujudkan penetapan harga otomatis dan akurat serta memantau tingkat persediaan stok. Selain itu, ESL mampu berintegrasi dengan alat teknologi IoT lainnya seperti sensor logistik untuk penentuan posisi produk, monitor PDA untuk memperbarui informasi harga, dan produk IoT potensial lainnya dalam waktu dekat.
Kesimpulannya, sebagai penyedia ESL profesional untuk peritel dari seluruh dunia, kami membantu klien kami di industri ritel untuk memikirkan kembali model dan strategi bisnis yang legendaris dengan memanfaatkan ESL kami, dan kami sangat yakin bahwa ESL kami dapat membantu mereka meraih kesuksesan yang tak terduga di tahun-tahun mendatang.
Waktu posting: 09-Jan-2025